Category Kerasulan Doa

Tertusuk Panah Cinta

Bukalah Hatiku dengan Hati-Mu

Ya Yesus, hatiku bagaikan pintu yang rapat tertutup

Tak henti-hentinya Engkau mengetuk hatiku, tapi tak juga aku membukakannya bagi-Mu

Ketika aku sadar, dan ingin membuka pintu itu, tak dapat lagi aku menemukan kuncinya

Terlalu lama aku menutup hatiku, sampai aku kehilangan kunci pintu hatiku sendiri

hingga tak dapat lagi aku membukanya

Tiba-tiba Kau datang, dan berkata, “Kunci hatimu akan kembali kau temukan

jika kau percaya akan sesuatu yang lebih luas daripada kepicikan, kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutanmu”

Apakah kunci itu ya Yesus, kecuali percaya akan hati-Mu sendiri?

Ya, Hati Yesus yang Mahakudus,

bukalah kepicikanku dengan kelegaan-Mu

Kegelisahanku dengan penghiburan-Mu

Kekhawatiranku dengan kepastian-Mu

ketakutanku dengan kebangkitan-Mu

Ya, Hati Yesus bukalah hatiku dengan hati-Mu

Tuhan ingin mencuri hati manusia. Alangkah indahnya bila kita pernah membiarkan Dia mencuri hati kita. Di sana kita akan mengalami, betapa Tuhan adalah kekasih kita. Karena itu kita membiarkan Dia menyingkapkan dada kita, dan menusukkan panah cinta-Nya ke dalam hati kita. Semoga dengan cinta kita akan Hati Kudus Yesus, kita pernah mengalami, hati kita ditusuk oleh panah cinta-Nya. (G.P. Sindhunata)

Dikutip dari Utusan, No. 04 Tahun ke-62, 2012

Read More

Penyerahan Diri kepada Hati Kudus Yesus

Persembahan Harian

anggrek

foto: www.flickr.com

Hati Yesus yang Mahakudus

Betapa sulit aku melihat kesalahanku sendiri, sementara dengan mudah dan cepat aku segera tergoda

untuk menyalahkan sesamaku

Sesamaku selalu lebih bersalah daripada aku

Berilah aku hati-Mu, agar aku mampu terlebih dahulu melihat kesalahanku,

sebelum aku menyalahkan sesamaku

Dan itu bisa terjadi, ya Yesus, bila Kau perkenankan aku beristirahat di dalam Hati-Mu

(Sindhunata)

Sebagai bagian organ tubuh manusia, hati adalah sesuatu yang indah. hati (jantung-hati) adalah motor yang kompleks pada tubuh manusia, dan menjadi alat bagi sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Secara spontan, hati juga menjadi simbol yang digunakan untuk mengungkapkan pelbagai perasaan manusia, seperti kekasih hati, sakit hati, panas hati, kerendahan hati dan sebagainya. Secara universal, hati menjadi tempat pelbagai sentimen manusiawi, dan dianggap sebagai pusat kepribadian manusia. Ini tampak misalnya dalam ungkapan misalnya: si A berhati baik, sedangkan si B berhati busuk.

Dalam Kitab Suci, hati juga menduduki tempat yang amat penting. Dalam Kitab Suci Ibrani, kata hati muncul 853 kali, dan 814 kalinya dikenakan pada hati manusia. Dalam Kitab Suci versi Septuaginta (LXX), hati disebut 718 kali. Di sini hati menandakan dan menunjuk pada inti terdalam keberadaan manusia, sekaligus permulaan dan dasar hidup yang kognitif dan afektif, juga dasar bagi kehidupan religius dan moral.

Informasi ini semoga memperdalam pengertian kita akan Hati Kudus Yesus. Jika kita menyapa Hati Kudus Yesus, berarti kita menyapa pribadi Yesus dalam kedalamannya yang terdalam. Dalam hati Yesus itulah seluruh pribadi Yesus mendapat ciri dan warnanya: hati yang lemah lembut, hati yang murah hati, hati yang menderita bagi kita, hati yang sedih karena terlukai oleh dosa-dosa kita, tapi juga hati yang selalu penuh pengampunan terhadap dosa-dosa kita, hati yang mencintai kita sehabis-habisnya, hati yang ditembus pedang sehingga keluarlah darah dan air, lambang sakramen-sakramen gereja.

Sebagai anggota Kerasulan Doa, atau sebagai orang yang mau membantu Bapa Suci dengan mendoakan ujud-ujud Kerasulan Doa, kita diminta untuk selalu memperbaharui penyerahan diri kita kepada Hati Kudus Yesus setiap hari. Memang sudah menjadi tradisi 180 tahun lamanya, bahwa jiwa Kerasulan Doa adalah devosi kita kepada Hati Yesus yang Mahakudus. Para Pembaca, terima kasih jika Anda berkenan ikut dalam keprihatinan Bapa Suci dengan rela mendoakan Persembahan Harian dari Kerasulan Doa. Dan semoga hidup rohani Anda diperkaya karena Anda menjalankan doa itu dengan semangat menyerahkan diri kepada Hati Kudus Yesus. (G.P. Sindhunata, SJ)

Kami menyediakan ruang untuk ucapan syukur Anda (maaf, bukan ujud/permintaan) karena merasa permohonan Anda terkabul berkat pertolongan Hati Kudus Yesus. Komunitas Kolese St. Ignatius Yogyakarta, yang terdiri dari P. Fl. Hasto Rosariyanto SJ, P. Henk van Opzeeland SJ, P. Bernhard Kieser SJ, P. Sindhunata SJ, P. Heru Prakosa SJ, P. A. Setiawan SJ, P. Hari Suparwito SJ, P. Mutiara Andalas SJ, Br. A. Praptawidjaja SJ, beserta semua frater akan membawa serta ucapan syukur Anda pada perayaan Ekaristi Jumat Pertama bulan yang bersangkutan. Dengan kerelaan itu, berarti Anda juga mengajak dan membantu orang lain untuk belajar bersyukur. Kirimkan ucapan syukur Anda ke kerasulandoa@gmail.com atau SMS: 081229448590

Read More